Pelarian yang Hebat : Dinasti Bush Dinasti Saud

Agustus 23, 2008 at 4:34 am (Buku Islam) ()

Hari itu adalah Rabu kedua bulan September 2001. bagi Brian Cortez, seorang pemuda berusia 21 tahun yang sedang sakit parah di kota Settle, Negara bagian Washington, itu adalah hari yang telah lama dinantikannya. Dua tahun sebelumnya, Cortez telah didiagnosa menderita penyakit gagal jantunng bawaan, 1dan semenjak itu penyakitnya kian parah. Ia menderita cardiomyopathy yaitu pembengkakan jantung kronis yang hanya bisa di sembuhkan melalui trasplantasi jantung.

Cortez telah masuk dalam daftar tunggu resmi sebagai calon pasien trasplantasi jantung selama berbulan-bulan. Kini, karena adanya kecelakaan di Anchorage, Alaska, sebuah organ jantung ahirnya
tersedia. Tim trasplantasi dari Pusat Media University of Washington segera menyewa pesawat dari Alaska untuk membawa jantung itu secepat mungkin. Jantung manusia mampu bertahan di luar tubuh sekitar delapan jam sebelum kehilangan fungsinya sebagai organ yang akan dicangkokkan.
Waktu singkat itu merupakan waktu yang tersedia bagi tim medis, mulai dari mengeluarkan organ tersebut dari tumbuh donor, membawa ke Bandara Anchorage, terbang sejauh 1.500 mil dari Anchorage ke seattle, membawanya ke Pusat Medis University of Washington, dan kemudia
menyelesaikan proses trasplantasi.

Sekitar tengah malam, tim medis naik pesawat jet sewaan dan terbang dengan kargo yang berharga itu. Mereka terbang melewati teluk Alaska dan Pulau Queen Charlotte, dan ahirnya sampe ke Vancouver, Kanada. Namum sebelum mereka berhasil melewati garis lintang 49 drajat dan
memasuki kembali wilayah udara Amirika Serikat (AS), tiba-tiba terjadi sesuatu yang tak diduga.

Secara mendadak, dua pesawat tempur Angkatan Udara Pemerintah Kanada mengambil posisi di samping pesawat sewaan tersebut. Pesawat tempur Kanada Kemudian menyerahkan Pesawt itu kepada dua pesawat jet tempur AS, F/A-18, yang kemudian memaksa pesawat sewaan tersebut mendarat.2Kurang dari 24 jam sebelumnya, beberapa pelaku terror telah membajak empat pesawat milik maskapai penerbangan dalam peristiwa paling keji dalam sejarah Amerika. Mereka menabrakan dua pesawat diantaranya ke gedung World Trade Center (WTC, Pusat Perdagangan Dunia) di New York dan satu pesawat ke Pentagon. Hamper 3.000 orang meninggal dunia dalam peristiwa itu. Amerika melarang pesawat mengudara. Sementara itu jantung baru Brain Cortez masih terpaut 80
mil dari tempat yang seharusnya, dan waktu pun semakin tipis.3 Tim Medis Corte tidaklah sendirian dalam menghadapi krisis akibat ditutupnya wilayah udara Amerika itu. Serangan terror tersebut telah
mengakibatkan larangan terbang bagi semua penerbagan komersial dan pribadi di seluruh wilayah AS untuk kali pertama dalam sejarah. Manna walik Persiden, Al Gore, terjebak di Austria karena penerbagan ke AS di batalkan. Mantan Persiden, Bill Clinton, juga terdampar di Australia. Pertandinag basket Ball liga utama di tunda. Langit Amerika tampak sunyi lagit saat Wright bersaudara pertama kali menerbagkan pesawat Kitty Hawk. Amerika lumpuh oleh tetor, dan selama 48 jam,
tidak ada seorangpun yang dapat melakukan penerbangan. Tidak seorangpun, kecuali warga Arab Saudi.

DIWANPUBLISH. COM
Halaman : 513hal, Penulis : Craing Unge, Penerbit: Diwanteen Publishing, Jakarta. Cetakan Kedua, Agustus 2006

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: