Menjadi Hamba Dan Mitra Allah Di Bumi

Agustus 11, 2008 at 5:48 pm (Buku Islam, Sufi) ()

Oleh Penerbit Serambi Ilmu

Di dalam tradisi kaum sufi dikenal postulat: Man`arafa nafsahu faqad,`arafa rabbahu & # 8213; Siapa yang telah mengenal dirinya, maka ia (akan mudah) mengenal Tuhannya. Jadi, mengenal diri adalah tangga yang harus
dilewati seseorang untuk mendaki ke jenjang yang lebih tunggi dalam rangka mengenal Tuhan. Persoalan serius yang menghadang adalah― sebagaimana diakui kalangan psikolog, filsuf, dan ahli pikir pada umumnya & # 8213; kini manusia semakin kesulitan untuk mengenail jati diri dan hakikat kemanusiaannya.


Ditulis secara renyah namun mendalam, buku ini mengulas tiga tahapan seorang mukmin dalam mendekat kepada Allah ― Sumber segala kehidupan: ta’alluq (berusaha mengingat dan mengikatkan kesadaran hati dan pikiran kita kepada Allah); takhalluq, secara sadar meneladani sifa-sifat-Nya; dan tahaqquq, tumbuh menjadi transmitter (pemancar) sifat-sifat- Nya yang mulia. Melalui tiga tahapan ini, seorang mukmin akan mencapai derajat khalifah Allah dengan kapasitasnya yang perkasa, tetapi sekaligus penuh kasih dan damai. Seorang `abdullâh (hamba
Allah) yang saleh adalah sekaligus juga wakil-Nya untuk membangun bayang-bayang surga di muka bumi ini.

Judul : Psikologi Ibadah, Pengarang : Komaruddin Hidayat, ISBN : 978-979-024- 057-5, Halaman : 149 halaman
Keterangan lebih lanjut klik:, http://www.serambi. co.id, http://www.toko.serambi. co.id

2 Komentar

  1. hausbukuislam said,

    Oleh Masri Sareb Putra, masrisareb@yahoo.com
    Buku, majalah, surat kabar, atau data elektronik sekalipun, tidak akan pernah disentuh dan dibaca (lalu dibeli) tanpa adanya dorongan membaca dan minat untuk membacanya. Faktanya, Indonesia belum menjadi reading society. Tingkat membaca masyarakat Indonesia di Asia Tenggara, masihlah sangat memprihatinkan.Padahal, minat baca bisa didorong dengan kiat tertentu:dari tahap ke-1 (tidak sengaja membaca), hingga tahap puncak atau ke-9 (kutu buku), di mana pada tahap puncak ini seseorang sudah menganggap buku sebagai kebutuhan.
    Bagaimana mendongkrak minat baca, sehingga masyarakat sudi merogoh isi kantong untuk sekadar membeli buku?
    Temukan jawabannya dalam buku: MENUMBUHKAN MINAT BACA SEJAK DINI
    Oleh: R. Masri Sareb Putra terbitan PT Indeks, 2008. Tebal: 142 halaman

  2. Ikhwanul Muslimun said,

    Bulan Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an. Kita semua dianjurkan agar memperbanyak membaca Al-Qur’an pada bulan ini. Di antara keadaan Salafus Shalih adalah selalu menyibukkan diri dengan hal-hal yang berkaitan dengan Al-Qur’an (mulai dari membaca, mempelajari dan mentadabburinya) .
    Malaikat Jibril memperdengarkan Al-Qur’an kepada Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Sallam pada bulan Ramadhan. Utsman bin Affan mengkhatamkan Al-Qur’an setiap hari pada bulan Ramadhan. Sebagian Salafus Shalih mengkhatamkan Al-Qur’an dalam shalat Tarawih setiap tiga malam sekali. Sebagian lagi setiap tujuh malam sekali. Sementara sebagian lainnya mengkhatamkannya setiap sepuluh malam sekali. Mereka selalu membaca Al-Qur’an baik di dalam shalat maupun di luar shalat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: