Jazirah Cinta : Novel Islami

Agustus 11, 2008 at 5:37 pm (Buku Islam, Novel) ()

Oleh Penerbit Zaman

Jazirah Cinta, sebuah kisah cinta islami yang indah, menyentuh hati dan memperkaya jiwa. Berkisah tentang Syamsu, seorang pemuda tamatan pesantren yang miskin harta, tapi kaya jiwa, yang sedang mencari hakikat kehidupan dan makna cinta sejati. Kisah hidupnya tidak semulus yang diharapkan; berliku, dipenuhi berbagai rintangan dan cobaan. Kendati begitu, Syamsu tetap menjunjung keyakinannya pada cinta yang tulus dan kuasa Allah.

Hidupnya yang sepi sempat dihiasi kisah cinta yang getir dengan dua perempuan ayu yang kemudian berujung tragis, tapi akhirnya ia menemukan cinta sejati dari seorang gadis jelita berhati mulia dalam naungan cahaya ilahi.

Meskipun dilatarbelakangi kehidupan pesantren, novel ini jauh dari kesan membosankan.Lika-liku kehidupan para santri yang unik membuat kisah ini semakin menggigit dan menarik untuk dibaca hingga halaman terakhir. Begitu banyak pelajaran berharga yang dapat kita petik di dalamnya, sekaligus menyelami kisah anak manusia yang sangat menyentuh hati.

Penerbit : Zaman, Pengarang : Randu Alamsyah, ISBN : 978-979-024- 066-7, Halaman : 212 hal, Terbit : Juni 2008

14 Komentar

  1. Lingkarpena Promo said,

    Cinta lahir tanpa mata. Itu sebabnya cinta tak pernah tahu seperti apa rupa cahaya. Hanya kegelapan yang selalu menyertai kehidupannya. Pagi, siang, senja, malam, baginya sama saja. Gulita. Tetapi, seiring berjalannya sang waktu, akhirnya cinta mengerti juga betapa pagi dan malam tidaklah sama. Cinta mengetahui hal itu melalui semesta suara. Suara-suara di pagi hari amatlah berbeda yang di dengarnya di malam hari.

  2. AGGA VAN DANOE said,

    Bahkan memoir Cherie Blair pun harus tersisih. Dalam survei yang dilakukan Waterstone, jaringan toko buku terbesar di Inggris, terhadap 150 anggota parlemen, hanya satu orang yang memilih buku istri mantan Perdana Menteri Tony Blair ini. Kebanyakan para wakil rakyat negeri Ratu Elizabeth II ini memang menyukai buku biografi politik, tetapi ada juga sejumlah fiksi yang mereka pilih. Dan dari beberapa judul fiksi itu, hanya A THOUSAND SPLENDID SUNS yang masuk jajaran 10 besar! Bukan, bukan hanya masuk 10 besar, novel kedua Khaled Hosseini itu malah menduduki puncak daftar, bersama-sama dengan biografi para perempuan dalam kehidupan Perdana Menteri Inggris pasca PD I, David Lloyd George, The Pain and the Privilege: The Women in Lloyd George’s Life karya Ffion Hague. So Congratulations, Khaled. For you, a thousand times over!

  3. UFUK PRESS said,

    ROBIN HOOD ARABIA
    Menariknya lagi, buku ini menceritakan kisah cerita sejarah yang berlawanan dengan mainstream tentang berdirinya Kerajaan Arab Saudi yang telah berkembang menjadi negara kaya.
    (Abu Khaer, Media Indonesia, 5-Juli-2008) `

  4. SERAMBI ILMU said,

    La Nuit des Calligraphes
    Pada tahun 1923, terjadi perubahan secara radikal di Turki, dari
    sebuah negeri yang “tradisional” menjadi negeri yang “modern” “untuk
    itulah seluruh tradisi dihancurkan hingga ke akar-akarnya”agar bisa
    dipandang benar-benar modern.
    Hubungan Islam dan tradisi Arab dengan masyarakat Turki yang telah
    berkait-erat selama berkurun-kurun, diputus. Bahasa dan tulisan Arab
    perlahan-lahan mulai dihapuskan, dan diganti dengan versi abjad Latin

  5. SERAMBI ILMU said,

    Seorang gadis bernama Rikkat yang memiliki kecintaan luar biasa pada kaligrafi, menghadapi hari-hari dan karirnya yang mulai diremehkan penguasa Turki yang baru. Bersama seniman-seniman kaligrafi tua lainnya “yang berasal dari warisan
    penguasa lama: sultan” mereka dipecat, dan sekolah-sekolah mereka
    ditelantarkan. Dalam Buku Seniman Kaligrafi Terakhir ini akan kita jumpai situasi seperti itu Nikmatilah buku berjudul asli La Nuit des Calligraphes ini.

  6. SERAMBI ILMU said,

    Kecintaan Rikkat terhadap kaligrafi dibayar mahal: segala yang ia miliki: sebagai istri dan ibu nyaris terampas habis. Emosinya dicurahkan pada kegiatan menulis dengan meniupkan seluruh nafas hidupnya pada huruf-huruf agar kaligrafi menjadi seni yang abadi, lebih manusiawi dan modern.
    Inilah novel tentang cinta pada kesenian yang tengah sekarat, di sebuah wilayah yang serba aneh dan mistis dengan Turki kontemporer yang mulai terseret arus modern Barat, Yasmine Ghata menulis sebuah roman yang indah dan penuh ilham yang berasal dari kisah nyata. Novel Seniman Kaligrafi Terakhir Jakarta: Serambi, 2008; 206 halaman) yang merupakan terjemah-an buku “La Nuit des Calligraphes” karya
    Yasmine Gatha. Buku aslinya diterbitkan oleh Editions Fayard (Paris, 2005, 181 halaman) dan Editions de Poche (Paris, 2005, 153 halaman

  7. SERAMBI ILMU said,

    Tentang Yasmine Gatha
    Yasmine Gatha dilahirkan di Paris pada tanggal 6 Agustus 1975, sebagai anak keempat dari ibunya, Vénus Khoury Gatha, penulis dan penyair keturunan Libanon, dan putera pertama ayahnya Jean Gatha, dokter peneliti keturunan Turki. Mungkin karena semasa kecil, ia dikelilingi benda-benda produk seni-budaya negeri nenek ��”moyangnya yang dibawa ayah- nya sepulang dari perjalanan ke berbagai negara, kemudian
    Yasmine Gatha memilih studi Sejarah Kesenian Islam di Ecole du Louvre dan Universitas Paris III, Paris, untuk mempelajari arsitektur, benda-benda seni, tekstil dan kaligrafi

  8. SERAMBI ILMU said,

    Panggilan darah membuatnya tertarik pada kesenian Otto-man. Namun, desakan untuk menulis baru muncul setelah ia melihat karya nenek-nya, Rikka Kunt, dalam sebuah pameran di ruang Richelieu, Museum Louvre, Paris, pada tahun 2000. Dengan penuh semangat ia mencari dokumen tentang sang nenek, dan menemukan dengan penuh kekaguman bahwa ia adalah seniman kaligrafi yang terkenal dengan huruf hiasan emasnya. Penemuan itu memberinya inspirasi untuk menulis La Nuit des Calligraphes.

  9. SERAMBI ILMU said,

    La Nuit des Calligraphes adalah bukunya yang pertama (2005). Buku itu mendapat sukses, dan telah diterjemahkan ke dalam 13 bahasa, belum termasuk terjemahan ke dalam bahasa Indonesia, serta mendapat penghargaan: Prix de la Découverte (Prince Pierre de Monaco), Prix Cavour (Italia), Prix Kadmos (Libanon), dan Prix des Lecteurs d’Herblay 2005. Bukunya yang kedua adalah “Le Tar de Mon Père” (2007),
    kisah dengan latar belakang Iran.

  10. SERAMBI ILMU said,

    Yasmine Gatha merupakan salah seorang pengarang Prancis keturunan asing yang menulis dalam bahasa Prancis karya dengan berlatar-belakang negeri asal orang tua atau nenek-moyangnya. Kesusastraan Prancis masa kini diperkaya oleh karya-karya sejenis berkat para penulis tersebut. Sebagai contoh lain kita dapat menyebut Amin Maalouf keturunan Libanon, yang salah satu karyanya, Le Rocher de Tanios, telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul Cadas Tanios dan
    diterbitkan oleh Yayasan Obor Indonesia pada tahun 1999.

  11. Pustaka Alvabet said,

    KITAB CINTA RISALAH UTAMA PARA PECINTA SEJATI, Karya Syeikh Abdul Qadir as-Sufi
    SINOPSIS
    Cinta Ilahiah adalah salah satu dari banyak dimensi cinta, sekaligus yang paling hakiki di antara semuanya. Cinta terbesar dan terdalam hanya kepada Sang Pencipta, tanpa menduakan-Nya dengan apa pun. Inilah makna cinta sejati, yang akan membebaskan umat manusia dari belenggu duniawi. Di tengah dunia yang
    tak jua reda dari peperangan, pertikaian, dan perusakan di mana-mana—semua tabiat buruk itu bahkan kerap mengatasnamakan agama—kita benar-benar haus
    akan cinta sejati. Di manakah kita bisa menemukan oasis itu?
    Merujuk pada al-Quran, hadis, dan kata-kata mutiara para sufi, kitab ini merupakan sumber bacaan utama mengenai cinta. Mengulas makna dasar cinta, jenis-jenis dan tahapan-tahapan untuk meraihnya, kitab ini mampu menyegarkan dahaga kedamaian hidup di bawah naungan kasih-Nya.

  12. Sahabat Buku said,

    Apakah Anda butuh kekuatan menjalani hari-hari yang semakin berat ini? Apakah Anda membutuhkan ‘teman’ yang dapat menolong Anda mengerti tentang banyak peristiwa yang tidak Anda pahami? ¾Ya, buku ini memang untuk Anda!
    Kisah-kisahnya akan membuat Anda duduk terdiam dan merenung! ¾ya, .. halaman demi halaman buku ini akan membuka mata Anda tentang ‘sejuta’ arti kehidupan yang hakiki. Singkat, namun begitu luar biasa! Setiap kisahnya pasti akan memberi Anda pengertian dan membuat Anda menjadi orang yang lebih bijaksana.
    Buku ini juga cocok bagi hamba-hamba Tuhan dan pelayan-pelayan Firman, sebagai inspirasi dan ilustrasi kotbah

  13. Nur Aini said,

    Kekuatan cinta dapat menembus ruang dan waktu. Setiap orang tentu memiliki cinta, baik cinta kepada orang tua, cinta kepada anak, cinta kepada saudara, cinta kepada sesama manusia, maupun cinta kepada sesama makhluk. Namun, kecintaan tersebut akan tidak ada artinya bila tidak disertai dengan kecintaan kepada Allah SWT, Sang Pencipta Alam Semesta. Orang yang mencintai Allah, ia akan merasakan kenikmatan dan keindahan cinta.

  14. jhonny Hacker said,

    Jazirah cinta, bagus tuh gue suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: