Teruslah Berubah, Jangan Pernah Berhenti

September 20, 2008 at 2:32 am (Rusdin Didin, Strategi, Uncategorized) ()

Oleh Rusdin Didin

Baru-baru ini, aku mendapat banyak pelajaran bermakna dalam hidup. Pelajaran yang selalu membuat pikiranku mengalir puluhan pertanyaan dalam diri. Salah satu pertanyaanku—dari sekian banyak pertanyaan—yaitu adakah perubahan dalam hidupku ini. Aku sadar dan sangat sadar bahwa waktu terus bergati, dan tak pernah mengenal kata berhenti tapi sudahkah diriku ini menjadi lebih baik. Ah…aku tersadar, aku harus sesegera mungkin mengubah gelombang hidupku. Karena aku yakin bahwa hidup ini selalu mengalami perubahan. Bukan begitu sahabat?

Dua alternatif yang pasti aku jalani dalam rangka pencapaian perubahan hidupku. Apa itu? perubahan ke arah yang baik atau sebaliknya, berubah ke arah keburukkan. Setiap hari pastilah diriku berubah. Dan dua alternatif tadi (kebaikan atau keburukkan) pastilah terjadi dalam keseharian hidupku. Bahkan, kalau aku tak mau berubah ke arah lebih baik, pastilah aku akan menjalani kehidupan yang terpuruk. Aku ingat sekali sabda baginda Rasulullah tercinta (Saw); Baca entri selengkapnya »

Permalink 1 Komentar

PM Malaysia tepis klaim oposisi

September 17, 2008 at 10:03 am (Badawi, Strategi, Uncategorized) ()

Sumber : BBC Indonesia, 17 September 2008

Abdullah Ahmad Badawi, Malaysia
PM Badawi menafikan klaim Anwar soal transisi

Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad Badawi menolak klaim oposisi yang mengaku sudah memiliki cukup dukungan untuk merebut kekuasaan.

Pemimpin oposisi Anwar Ibrahim telah menyatakan mampu menggalang wakil rakyat dari kubu pemerintah untuk membelot paling lambat hari Sabtu, sehingga dia bisa membentuk pemerintahan baru.

Dia mengatakan, dia ingin bertemu PM Abdullah Badawi untuk membahas penyerahan kekuasan.

Namun, Abdullah, yang menghadapi kecaman soal penahanan beberapa orang tanpa proses di pengadilan, Baca entri selengkapnya »

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

FPI Perlu Meniru Strategi Natsir

September 3, 2008 at 4:08 pm (M. Natsir, Strategi) ()

Oleh Asrori S. Karnig

Hasil penelitian lapangan tentang FPI. Menyelami tarik-menarik antara komitmen moral, godaan finansial, dan friksi internal. Ekspresi kekerasan ala FPI cenderung berumur pendek. Strategi dakwah damai gaya
Natsir lebih efektif dan tahan lama.

Membaca undangan bedah buku Hitam Putih FPI di sebuah milis, seorang jurnalis yang biasa memandu talkshow di salah satu televisi swasta bereaksi spontan. “Hitam-putih FPI? Emang-nya FPI ada putihnya?” ujar pria berkacamata minus itu, dengan senyum sinis.

Ketika diskusi buku itu berlangsung di Gedung Gatra, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis 14 Agustus lalu, seorang peserta berkerudung juga memprotes judul buku itu. Tapi dengan angle berbeda. “Aksi FPI selalu
putih, tidak ada hitamnya,” katanya, membela FPI.

FPI –kependekan dari Front Pembela Islam– adalah organisasi yang berpusat di Jakarta, yang dikenal luas lantaran lantang merazia tempat hiburan. Mei lalu, FPI kembali jadi sorotan pada saat terjadi insiden
di Monas. Ketua FPI, Habib Rizieq Shihab, sampai ditahan polisi untuk kedua kalinya. Kini ia tengah menjalani proses pengadilan. Baca entri selengkapnya »

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar